Tuesday, June 4, 2013

Tips Merawat Hamster


Hamster adalah salah satu hewan peliharaan yang lucu dan lincah. Bentuknya yang mini membuat hamster mudah untuk dibawa ke mana-mana dan tidak memerlukan kandang yang terlalu besar untuk merawatnya.

Hewan mungil yang satu ini memiliki banyak sekali jenis dengan warna bulu yang berbeda-beda, seperti hitam, abu-abu, putih, cokelat, kuning, dan merah. Hewan yang termasuk dalam subfamili cricetinae ini juga memiliki beberapa jenis hamster di dunia dan hampir ada di setiap negara.

Hamster cukup digandrungi sebagian besar masyarakat sebagai binatang peliharaan. Jika Anda salah satu orang yang memelihara hewan mungil ini, maka rawatlah cara yang benar. Berikut 4 cara mudah melakukan perawatan hamster:

Bersihkan kandangnya
Usahakan kandang hamser selalu kering. Untuk itu Anda harus membersihkannya secara rutin. Di dalam kandang si hamster, Anda bisa meletakkan pasir atau butiran batu yang bisa didapatkan dari penjual hamster. Tujuan meletakkan pasir atau butiran batu tersebut adalah agar meresap air kencing dan menghilangkan bau air kencing si hamster. Selain itu, pasir ini juga bisa dipakai untuk mandi sehingga bulunya terlihat rapi, kering, dan harum.

Rutin mengganti pasir hamster
Bukan hanya kandang hamster yang harus Anda bersihkan secara rutin, tapi juga pasir yang ada di dalamnya. Anda harus mengganti pasir setiap 1-2 minggu sekali dengan pasir baru. Setelah seminggu atau duia minggu, pasir tentunya akan menjadin kotor karena bercampur dengan kotoran dan sisa makan si hamster. Jika Anda ingin irit, maka pasir bisa dicuci dan dikeringkan. Caranya, rendam pasir yang kotor agar kotoran dan sisa makanan mengambang sehingga mudah dipisahkan dan dibuang. Namun, mencuci pasir sampai akhirnya kering kembali sepertinya cukup merepotkan.

Sediakan makanannya
Agar hamster tetap lucu dan lincah, Anda harus memberinya makanan yang cukup dan bergizi. Untuk makanannya, Anda bisa memberikannya kuaci atau tumbukan kacang tanah yang dikupas terlebih dahulu kulitnya. Sedangkan untuk minumannya, jangan langsung memberi air secara langsung. Anda harus memberinya kecambah atau taoge setiap pagi dan sore. Banyak orang yang memberikan minum secara langsung hamsternya sehingga kandang menjadi basah dan hamster mudah sakit dan akhirnya mati.

Rawatlah anak-anak hamster
Jika si hamster betina melahirkan, maka Anda harus memisahkan anak hamster dari hamster jantan atau hamster lainnya hinggan 2-3 minggu. Biasanya, hamster jantan bisa memangsa bayi-bayinya. Selain itu, jangan mengganti serbuk kayunya dahulu sampai si anak hamster berusia 2 minggu dan jangan memegang bayinya karena hamster betina malah akan memangsa bayinya sendiri jika tersentuh tangan sebelum waktunya.

No comments:

Post a Comment